Hadith ttg bermimpi melihat Nabi

Entry di bawah ini saya buat setelah melihat suatu diskusi Islam di internet mengenai hadith Sahih Bukhari yang berkaitan dengan makna apabila seorang Muslim bermimpi bertemu dengan Nabi.  Pada diskusi tersebut ada yang mempertanyakan kecocokan terjemahan bhs Indonesia hadith-2 tsb dengan teks asli Arab-nya. Entry ini saya buat juga agar saya lebih mengenal kitab Sahih Bukhari baik dalam teks bahasa Arab maupun terjemahannya. Di bawah saya cantumkan 5 buah Hadith dari kitab Sahih Bukhari yang teks bahasa Arabnya saya peroleh dari http://www.quranurdu.com/Sahih_Bukhari/,  dan terjemahannya dalam bahasa Inggris saya dapatkan dari  situs Center for Muslim-Jewish Engagement, University of Southern California . Pada teks Arab-nya, bagian yang relevan dengan tema makna mimpi bertemu dengan Nabi saya tandai dengan garis-bawah warna hijau. Pada hadith yang kedua ( Hadith Sahih Bukhari nomor 6993 ), kata bahasa Arab  يقظة (al-yaqodhotu) saya beri tanda merah. Kata ini menurut terjemahan dalam bahasa Inggrisnya adalah: “wakefulness“, dalam keadaan jaga sepenuhnya.  Saya sudah sempat mengecek terjemahan kata “wakefulness” ke dalam bahasa Arab dengan menggunakan Google language-tool, dan ternyata kata Arabnya memang:  يقظة.

Kebetulan salah satu masjid Arab di kota Duisburg mempunyai koleksi buku/kitab yang cukup lengkap, termasuk Kitab hadith Sahih Bukhary. Pada kesempatan akhir pekan kemarin, 30 Mei 2009, isi teks kelima hadits di bawah ini juga sudah saya bandingkan dengan kitab Sahih Bukhary yang di masjid, dan memang sesuai. Juga ketika kepada salah seorang pengurus masjid (orang Arab) saya tanyakan apa arti kata  يقظة  di atas, beliau menjawab bahwa artinya memang “dalam keadaan terbangun”.

 hadith_melihat_nabi_01d

Narrated Abu Huraira:
The Prophet said, “Name yourselves with my name (use my name) but do not name yourselves with my Kunya name (i.e. Abu-l Qasim). And whoever sees me in a dream then surely he has seen me for Satan cannot impersonate me. And whoever tells a lie against me(intentionally), then (surely) let him occupy his seat in Hell-fire.” (Volume 1, Book 3, Number 110)
 hadith_melihat_nabi_02d

Narrated Abu Huraira:
I heard the Prophet saying, “Whoever sees me in a dream will see me in his wakefulness, and Satan cannot imitate me in shape.” Abu ‘Abdullah said, “Ibn Sirin said, ‘Only if he sees the Prophet in his (real) shape.'” (Volume 9, Book 87, Number 122)
 hadith_melihat_nabi_03d

Narrated Anas:
The Prophet said, “Whoever has seen me in a dream, then no doubt, he has seen me, for Satan cannot imitate my shape.” Volume 9, Book 87, Number 123:
 hadith_melihat_nabi_04d
Narrated Abu Qatada:

The Prophet said, “Whoever sees me (in a dream) then he indeed has seen the truth .” (Volume 9, Book 87, Number 125)
 hadith_melihat_nabi_05d

Narrated Abu Sa’id Al-Khudri:
The Prophet said, “Who ever sees me (in a dream) then he indeed has seen the truth, as Satan cannot appear in my shape.” (Volume 9, Book 87, Number 126).
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: